RSS

Sure, I can!!!

25 Apr

Ada beberapa hal mengganjal pikiranku akhir-akhir ini. Setelah melihat post tentang kodok, aku teringat seseorang. Dia adalah siswa salah satu sekolah swasta di Jakarta. Secara teknis dia bukan muridku. Ya, aku memang seorang guru. Guru bimbel, tepatnya. Aku mengajar dia secara privat hanya satu hari. Sesuai urgensi. Dia adalah salah satu siswa yang lolos seleksi OSN tingkat kota dan akan melanjutkan ke tingkat provinsi. Ketika belajar, yang dia katakan adalah, “Saya tidak bisa.” Optimismeku luntur seketika. Bukan aku ingin menyumpahinya, tapi tiba-tiba rasa kepercayaan bahwa dia akan lolos hilang begitu saja.
Ada berapa orang yang seketika dapat melakukan apa saja segera setelah dia lahir? Tentu tidak ada. Maka tanamkanlah keyakinan itu. AKU BISA. Jika kau belum mampu, maka katakan, “Aku belum tahu caranya.” Maka kita akan segera berangkat dari ketidaktahuan. Kita akan brrjalan, layaknya bayi yang belajar merangkak, berdiri, berjalan, kemudian berlari.
Aku akui, aku bukanlah orang yang terlalu optimis. Namun, bukan berarti aku menyukai kalimat-kalimat putus asa terlontar, terutama dari mulut anak-anak didikku.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 25, 2013 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: